Cara Sederhana Mengatur Keuangan Bisnis

Saya punya target untuk mengumpulkan Rp 50 juta sampai akhir tahun 2020 ini. Jenis jangka waktu finansial atau investasi terbagi three yaitu pendek dibawah 1 tahun, menengah 2-5 tahun, panjang diatas 5 tahun. Barulah, sejak Juli 2019 saya bisa mencicipi hasil warnet ini setiap bulannya. SK dijadikan jaminan ke financial institution untuk memperoleh kredit atau pembiayaan. Mengatur gaji ini cukup menantang, terlebih lagi bagi yang tidak terbiasa sama sekali. Saya sendiri sudah berkomitmen untuk membuat alokasi gaji bulanan atau budgeting.

Salah satunya adalah agar dapat menjaga arus kas dan mempersiapkan struktur modal. Keluar masuknya uang kas perusahaan harus terus dipantau karena berkaitan erat dengan pemasukan dan pengeluaran. Di dalam uang kas juga terdapat modal yang harus dikeluarkan ketika melakukan produksi atau operasi.

Apapun bentuk usahamu, produk atau jasa, pekerjaan utama maupun sampingan, prinsip yang paling penting adalah untuk selalu mencatat setiap transaksi yang telah kamu lakukan. Tentunya setiap orang mau untuk punya keuangan atau cash flow yang lebih rapi dan seimbang. Sebenarnya, memiliki pekerjaan atau usaha sampingan bukanlah fenomena yang baru. Sejak bertahun-tahun yang lalu, banyak orang telah memiliki sumber penghasilan sampingan, namun fenomena ini semakin diperhatikan dan disorot di masa kini. Ini hanya satu dari banyak contoh yang dapat kita temukan di sejumlah negara lain di dunia, termasuk di Indonesia.

Apakah sebagai pelaku usaha kamu juga melakukan kesalahan semacam ini? Jika iya, segeralah lakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan usaha kamu sebelum keadaannya memburuk. Saat kamu sudah berkomitmen untuk menjalankan suatu usaha, berarti kamu harus bersikap profesional, termasuk dalam hal pengaturan keuangan. Dengan menabung dari penghasilan bulanan tersebut, secara tidak langsung kamu telah menetapkan prioritas kebutuhan antara kebutuhan wajib dan pengeluaran lain yang bisa ditunda. Untuk mengetahui kondisi finansial, buat rincian pemasukan dan pengeluaranmu secara harian, lalu direkap bulanan. Dalam hal ini, kamu harus konsisten dalam mencatat setiap pemasukan, tabungan, pengeluaran, dan utang yang dimiliki.

Tips mengatur keuangan

Bagi Anda yang baru terjun dalam usaha kecil, mulailah dengan perencanaan basic untuk usaha. Investasi yang umum misalnya investasi saham, properti, emas, foreign exchange atau yang lainnya. Resign kerja dari perusahaan A dan berusaha mencari perusahaan lain yang lebih baik.

Promo untuk Pelanggan Tingkatkan penjualan dengan buat sendiri atau pilih langsung beberapa pilihan promo GoFood dan GoPay yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Meskipun terkadang hal ini akan sedikit sulit dilakukan bagi sebagian orang, tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba. Yuk pilih dan bandingkan instrumen investasi apa yang paling baik di CekAja.com. Meskipun kamu sudah membuat perencanaan anggaran diawal bulan, tetap saja berbelanja keinginan pribadi tidak bisa dilakukan secara berlebihan, jika kamu tidak ingin bersedih di tanggal tua. Nah, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, maka kamu perlu mengetahui cara mengatur keuangan mingguan yang baik dan tepat.

Selain itu, cara belanja juga sangat mudah, hanya dengan menggunakan smartphone, barang belanjaan Sedulur akan diantarkan oleh Aplikasi Super. Memiliki kendaraan bermotor memang sangat membantu untuk aktivitas sehari-hari, namun kendaraan bermotor juga memerlukan biaya, terutama biaya bensin untuk kendaraan. Salah satu cara mengatur keuangan yang paling ampuh adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, dan lebih rajin menggunakan kendaraan umum. “Terutama untuk hutang yang digunakan untuk membayar sesuatu yang memiliki nilai jangka panjang – seperti KPR atau hutang biaya sekolah,” katanya.

Ketika kondisi keuangan tidak sehat paska Lebaran karena adanya tambahan beban utang, saatnya melakukan pengetatan keuangan. Buat catatan keuangan untuk mengetahui pos-pos mana yang bisa di keluarkan. Kalau perlu, hilangkan pos-pos yang biasa dipergunakan untuk memanjakan diri, seperti pos belanja pakaian, hingga pos jalan-jalan ke mal.

Hal yang satu ini tetap perlu dilakukan jika Anda ingin disiplin hidup hemat dan memiliki masa depan yang lebih cerah. Anda bisa membuat beberapa tabungan, seperti tabungan pendidikan anak, tabungan dana pensiun, dan tabungan untuk dana darurat. Jika memiliki dana berlebih, tidak ada salahnya juga jika Anda berinvestasi untuk memperoleh pendapatan pasif. Anda harus bisa menjaga pemasukan dan pengeluaran agar tetap seimbang. Namun, karena tuntutan gaya hidup, seringkali pengeluaran menjadi lebih besar dari pada pemasukan.

Sandi